Newcastle United memberi dukungan penuh kepada pelatih baru mereka, Eddie Howe untuk berbelanja pemain pada bursa transfer tahun depan. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pemilik saham Newcastle United, Amanda Staveley. Amanda mengatakan ia akan memberi sokongan dana melimpah untuk dana belanja Eddie Howe di bursa transfer Januari 2022 guna mengeluarkan The Magpies dari jurang zona degradasi.

Amanda begitu mempercayai kapabilitas seorang Eddie Howe yang memiliki CV cemerlang saat masih menukangi bournemouth. Bagimana tidak, pelatih asal Inggris itu sukses membawa Bournemouth dari divisi keempat Inggris menuju Premier League dengan perkasa. “Kami sedang mempersiapkan jendela transfer Januari 2022,” kata Amanda dilansir laman resmi Newcastle.

"Ini adalah investasi tak biasa yang sudah kami persiapkan, dia (Eddie Howe) akan melakukan pekerjaan yang luar biasa," lanjutnya. Newcastle sendiri saat ini berada di posisi ke 19 klasemen Liga Inggris dengan hanya mengumpulkan 5 poin dari 11 pertandingan. Atas hal tersebut, The Magpies nampaknya akan menjadi klub paling sibuk dalam bursa transfer musim depan dengan dana yang melimpah.

Sampai saat ini, rekor transfer Newcastle masih dipegang oleh striker mereka, Joelinton. Saat itu, pemain asal Brasil tersebut didatangkan The Magpies dengan mahar 44 juta euro atau sekitar 720 miliar rupiah. Rekor tersebut diprediksi akan segera terpecahkan di transfer musim panas tahun depan, mengingat ambisi Amanda yang ingin memanjakan sang juru taktik anyar untuk berbelanja.

Dengan indokator: menit bermain & performa di klub, durasi kontrak, serta harga pemain. Max Aarons adalah wonderkid yang sejak musim lalu menjadi incaran klub klub elit eropa seperti Manchester United, Barcelona, hingga Bayern Munchen. Baru berusia 21 tahun, performa pemain yang berposisi sebagai bek kanan tersebut begitu mentereng.

Musim lalu ia mampu membawa Norwich City naik kasta ke Liga Primer Inggris dengan sumbangan 2 gol dan 4 assist. Dan musim ini di Liga Primer Inggris, ia kembali menjadi tumpuan pertahanan sebelah kanan Canaries. Atribut yang dimiliki pemain asal Inggris tersebut adalah kecepatan dan etos kerjanya.

Sering membantu lini serang Norwich, dirinya tak lupa untuk bertahan, catatan intersepnya menjadi yang paling tinggi di Canaries yaitu berada di angka 2.24. Dengan gelontoran dana yang dimiiki sang taipan arab, Newcastle dapat dengan mudah memboyongnya ke St James' Park, mengalahkan Manchester United hingga PSG yang sejak musim lalu berminat memboyongnya. Ter Stegen, kiper berusia 29 tahun tersebut tak mampu menunjukkan performa terbaiknya musim ini.

Ia telah kemasukan sebanyak 18 gol dari 14 pertandingan bersama Barcelona, catatan penyelamatannya juga mengecewakan, ia hanya mampu melakukan save sebanyak 4 kali. Hal tersebut memang imbas dari buruknya organisasi pertahanan Blaugrana. Stegen tentunya tak ingin masa depannya terancam, apalagi persaingan menuju penjaga gawang utama timnas Jerman juga semakin ketat.

Pilihan untuk bergabung bersama Newcastle bisa menjadi opsi kiper berpostur 187 cm tersebut. Selain jaminan naiknya gaji, bermain di Liga Primer Inggris juga dapat mendongkrak namanya agar semakin sejajar dengan Manuel Neuer. Meningat, Liga Primer Inggris merupakan liga paling diperhitungkan dan kompetitif di eropa.

Bek tengah milik Inter Milan satu ini bisa dibilang sebagai salah satu bek terbaik di Dunia. Klub klub Liga Inggris seperti Manchester United, Manchester City, sampai Tottenham Hotspur berminat memboyongnya sejak lama. Harganya yang begitu mahal membuat klub klub yang disebutkan di atas berpikir dua kali untuk memboyongnya keluar dari San Siro.

Bagaimana tidak, Inter Milan mematok harga Skriniar sebesar 60 juta euro atau sekitar 1 triliun rupiah. Newcastle yang akan jor joran di bursa transfer tahun depan sepertinya tak akan ragu untuk merogoh kocek sebanyak itu untuk membawa Skriniar ke St James' Park. Aaron Ramsey, pemain asal Wales tersebut memiliki kualitas yang mumpuni, tapi perannya di Juventus selama dua musim terakhir jauh dari kata memuaskan.

Pulang ke Liga Primer Inggris bisa menjadi opsi sang pemain, mengingat performanya begitu gemilang saat membela tim asal London, Arsenal. Ramsey memang dikabarkan akan segera hengkang, ia tak masuk rencana skema Allegri yang lebih banyak bermain dengan formasi 4 4 2. Ramsey yang bermain sebagai playmaker tentunya kesulitan untuk mendapatkan menit bermain dengan skema seperti itu.

Newcastle dapat membawanya pulang keLiga Inggrisdan menegembalikan performa terbaik pemain berusia 30 tahun tersebut. PhilippeCoutinho, setelah meninggalkan Liverpool untuk berlabuh ke Barcelona sang pemain tak sanggup memberi kontribusi terbaiknya. Ia lebih sering berada di bangku cadangan dan ruang perawatan.

Posisinya di Barcelona musim ini juga nyeleneh, ia sering dimainkan sebagai sayap kanan ketimbang bermain di tengah ataupun sayap kiri. Hal tersebut membuat ia kesulitan, pemain asal Brasil tersebut hanya mampu menciptakan 1 gol untuk Blaugrana musim ini. Padahal, semasa bermain diLiga Inggrisbersama Liverpool,Coutinhomerupakan pemain gemilang yang mampu memberi sentuhan magisnya untuk permainan kolektif The Reds.

Selama berkostum Liverpool, pemain berusia 28 tahun tersebut mampu menyumbangkan 54 gol dan 45 assist dari 201 pertandingan. Peforma secemerlang itu tak mampu ia ulangi di Liga Spanyol bersama Barcelona, ia juga dikabarkan akan segera ditendang dari Camp Nou mengingat kontraknya yang akan habis di tahun 2023 serta gajinya yang selangit. Pulang ke Liga Primer Inggris dapat menjadi opsi sang pemain, dan Newcastle lah yang paling mampu untuk membayar gaji tinggiCoutinho.

Pemain asal Prancis tersebut sedang dalam masa sulit bersama Arsenal, perannya di lini depan tergeser oleh Aubameyang yang digeser ke tengah oleh Arteta, sehingga dirinya lebih sering bermain sebagai second striker yang berdampak pada koleksi golnya. Lacazette hanya bermain sebanyak enam kali di Liga Primer Inggris musim ini, dengan hanya mampu menyumbangkan sebiji gol untuk The Gunners. Padahal, pemain berusia 30 tahun tersebut bukanlah striker sembarangan, ia dikenal sebagai penyerang haus gol yang memiliki finishing cemerlang.

Sumbangan 68 gol dan 29 assist telah ia sumbangkan selama berseragam The Gunners. Namun, sepertinya Arteta lupa akan hal itu, dirinya lebih mengutamakan jalannya skema permainan ketimbang memanfaatkan kelebihan Lacazette. Newcastle sebagai tim yang sedang menyambut era baru dapat memanfaatkan situasi sulit Lacazette dengan membujuknya untuk bergabung.

Kualitas sang striker sudah terbukti, apalagi dengan pengalamannya bermain di Liga Primer Inggris membuat ia tak kesulitan untuk beradaptasi. Kontrak Lacazette akan berakhir di bulan Juni tahun depan, harganya yang mencapai 30 juta euro nampaknya membuat klub klub lain berpikir dua kali untuk memboyongnya. Newcastle sebagai tim kaya raya tentunya hanya mengeluarkan uang receh untuk memboyong Lacazette ke St James' Park.

Leave a Reply

Your email address will not be published.